Kabupaten Kapuas Hulu merupakan kabupaten yang memiliki potensi besar dibidang pariwisata. Setidaknya tiga potensi besar yang membuat Kapuas Hulu layak menjadi tujuan wisata yaitu; Potensi Budaya, keanekaragaman budaya, bahasa dan keseharian masyarakat; Alam, hampir lebih separuh wilayah kabupaten ini adalah kawasan hutan hujan tropis, dan di Kalimatan Barat, Kapuas Hulu merupakan satu-satunya kabupaten yang memiliki taman nasional yang sudah dinominasi sebagai ramsar site dan world heritage site; dan Petualangan, Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia berasal dari wilayah Kapuas Hulu. Perhuluan Sungai Kapuas menawarkan petualangan yang sangat spesifik.

Seiring adanya perubahan trend pariwisata dewasa ini yang lebih menonjolkan pariwisata yang bertanggung jawab dan konsen terhadap alam dan budaya, serta semakin gencarnya promosi yang dilakukan Kapuas Hulu, maka Kapuas Hulu harus siap untuk menjadi salah satu daerah tujuan wisata (DTW). Mencermati hal tersebut, maka Kapuas Hulu harus melakukan langkah-langkah persiapan dalam segala hal termasuk pengelola dan pengelolaan potensi wisata yang ada. Untuk mendukung hal tersebut, maka pada tanggal 12 Maret 2005 atas prakarsa bersama antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Daerah Kapuas Hulu dan WWF Indonesaia- Putussibau, dibentuklah sebuah perkumpulan pariwisata Kapuas Hulu.

Komunitas Pariwisata Kapuas Hulu yang selanjutnya disingkat KOMPAKH adalah perkumpulan independen para insan pariwisata di Kapuas Hulu yang berusaha mendorong perkembangan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan demi keberlangsungan hidup masyarakat dan kemajuan Kapuas Hulu. Kehadiran komunitas ini diharapkan akan membawa dampak positif terhadap pengembangan kepariwisataan di Kapuas Hulu. Sebagai perkumpulan, KOMPAKH akan berperan sebagai mediator, fasilitator, serta media penghimpun dan penyedia informasi di bidang pariwisata.

KOMPAKH juga akan terus mendorong semua pihak untuk mewujudkan ekowisata dengan tata-cara dan mekanime yang mengakomodir semua kepentingan dengan cara mediasi komunikasi, serta terus melakukan advokasi isu-isu pariwisata terhadap masyarakat. Selain itu, KOMPAKH akan terus memacu semangat dan animo masyarakat untuk ikut berperan dalam pengembangan kepariwisataan yang berkelanjutan, taat azas, serta mementingkan peningkatan kapasitas baik didalam komunitas sendiri maupun masyarakat ditempat pengembangan objek wisata.